Tampilkan postingan dengan label Terbakar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terbakar. Tampilkan semua postingan
Rabu, 16 Januari 2013

RAKET NYAMUK MENJADI PENYEBAB KEBAKARAN GUDANG GAS

Sebuah raket nyamuk menjadi sumber musibah bagi keluarga H Taufik yang menyebabkan gudang penyimpanan gas elpiji miliknya meledak, bahkan merembet hingga menghanguskan dua unit bangunan.

"Awalnya karena anak saya, Riska (18), bermain raket nyamuk di depan dekat ruko penyimpanan gas elpiji," kata Taufik (62) yang ditemui di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru saat tengah menjalani perawatan di salah satu kamar akibat mengalami luka bakar, Rabu (16/1).

Secara tidak sengaja, demikian Taufik, raket nyamuk itu mengenai wadah penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium yang juga dipajangnya di depan ruko gudang gas.

Ketika itu, Selasa (15/1) sekitar pukul 21.00 WIB, api yang berasal dari bensin itu kemudian merembet ke dalam gudang hingga menyambar tabung berisikan gas yang tertumpuk di dalam gudang.

"Waktu itu, istri saya, Sopiyanti (60), juga tengah memindahkan bensin dari jerigen besar ke jerigen kecil untuk diecer," katanya.

Melihat api yang terus membesar hingga menimbulkan ledakan tabung gas, kata dia, sang istri kemudian berupaya melakukan penyelamatan terhadap anaknya yang sudah terbakar di bagian tangan.

Namun, menurut Taufik, secara tidak sengaja sang istri menendang jerigen berisikan bensin hingga kakinya turut terbakar. "Ketika itu, saya juga langsung berusaha menyelamatkan anak dan istri yang tengah terbakar," katanya.

Namun ketika upaya itu dilakukan, diakui, dirinya juga turut terbakar di bagian lengan dan kaki. Api pun diakuinya kian membesar. "Saya sama anak dan istri langsung ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Hanya satu unit mobil yang berhasil saya selamatkan," katanya.

Saat ini ketiga tengah dirawat di RS Awal Bros Pekanbaru karena mengalami luka bakar. Sementara akibat peristiwa itu, satu unit ruko dan rumah miliknya ludes terbakar beserta barang-barang berharga yang ada di dalamnya.

"Kecuali mobil Toyota Kijang Kapsul milik saya. Palingan harganya juga kurang dari Rp 60 juta. Namun rumah dan ruko, saya harus kehilangan lebih satu miliar," katanya.
Read more...
Kamis, 20 Desember 2012

LAPAK BARANG BEKAS DI JAKTIM DILALAP API

Kebakaran kembali terjadi di Ibu Kota. Kali ini api membakar lapak barang bekas di Jalan Taman Malaka Selatan, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, sekitar pukul 10.15 WIB.

Setidaknya empat bangunan pengumpul barang bekas hangus terbakar. "Awal kebakaran dari Warteg, dari kompor yang meledak," kata Rahmat (35), salah seorang pekerja di lapak penjual besi tua, di lokasi, Kamis (20/12).

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran Jakarta Timur, Supriyadi mengatakan, dugaan sementara kebakaran diakibatkan dari ledakan tabung gas 3 kg. Namun demikian, ia menyatakan penyebab pasti hingga kini masih dalam penyelidikan.

"Belum bisa dipastikan," ujarnya.

Pihaknya menurunkan 10 mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.20 WIB. Kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Read more...
Minggu, 02 Desember 2012

PERUMAHAN DI KALIBATA KEBAKARAN

Kebakaran melanda perumahan di Jalan Rawajati Rt 08 Rw 08 Kalibata, Jakarta Selatan. 8 Mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan untuk menjinakan amukan si jago merah.

"Kebakaran perumahan. Berangkat 8 damkar," kata petugas Damkar, Minggu (2/12/2012).

Peristiwa ini terjadi pada pukul 02.45 WIB. Lokasi kebakaran tepat di belakang Mal Kalibata. Belum bisa dipastikan penyebab dari kebakaran ini.

"Belum tahu penyebabnya," ucap Muhajir.

Saat ini petugas masih berada di lokasi untuk memadamkan api. Kerugian materil yang dialami juga belum bisa diinfokan lebih lanjut.

" Data-datanya belum ada," ujar Muhajir.


Read more...
Sabtu, 01 Desember 2012

SEORANG BOCAH NYARIS TERPANGGANG DI RUMAH PANGGUNG

Kebakaran melanda sebuah rumah panggung di Jl Agus Salim, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (1/12/2012), yang meludeskan sebuah rumah kontrakan yang dihuni beberapa kepala rumah tangga.

Kebakaran yang terjadi sekira pulul 12.30 WITA siang ini terjadi begitu cepat dan hanya hitungan menit rumah yang terbuat dari kayu itu ludes dilalap api.

Akibat cepatnya jilatan api para penghuni gagal menyelamatkan perabot rumah tangganya. Tak hanya itu seorang bocah nyaris tewas terpanggang lantaran saat kebakaran terjadi, dia berada dalam kamar tanpa orangtuanya.

Awal mula terjadinya kebakaran hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Salah seorang korban, Sudarmi (41) mengaku dirinya hanya meninggalkan anaknya, Baim (6) untuk membeli pulsa. Saat kembali beberapa menit kemudian dia menyaksikan kerumunan warga dan asap tebal yang membubung di atas rumahnya.

"Saya cuma keluar beli pulsa, untung anakku bisa diselamatkan tetangga padahal tadi saya kira dia masih di dalam," ujar Sudarmi sambil menangis memeluk putranya.

Api baru dapat dijinakkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, sementara itu polisi masih melakukan penyelidikan terkait dengan peristiwa kebakaran ini.

"Sementara ini kami lakukan penyelidilan dan kuat dugaan akibat hubungan pendek listrik karena saat itu tidak aktivitas memasak di dapur," kata Kompol Ali Syahban, Kapolsek Tanete Riattang.


Read more...
Jumat, 30 November 2012

BUS TIM SEPAKBOLA BEKASI TERBAKAR

Bus rombongan pemain sepakbola dari tim Persatuan Sepakbola Inti Bekasi (Persikasi) terbakar di ruas tol Cawang, Jalan MT Haryono, arah Pancoran menuju Cawang, Jumat (30/11/2012) sore sekitar pukul 17:40 WIB.

Bus berwarna kuning dengan pelat merah bernopol B 7061 YQ itu terbakar saat sedang mengantarkan 40 siswa sekolah sepakbola Persikasi dari Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Menurut keterangan supir bus Dedi Rustandi (47 tahun), warga Kampung Pekopeh RT 07 RW03 Tambun Selatan, Bekasi, kebakaran disebabkan korsleting lampu depan.

"Awalnya itu terjadi korsleting dari lampu depan, tahu-tahu ada asap terus penumpang semua pada turun. Saya juga turun, baru abis itu bus terbakar," kata Dedi.

Dua unit mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi berhasil menjinakkan api dalam waktu sekitar 30 menit. Hujan deras yang turun sore ini juga membantu pemadaman.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran ini membuat Tol Dalam Kota semakin macet parah.


Read more...

Labels

 
© 2013 AKHIRNYA KU TAHU - All Rights Reserved
Desain: DheTemplate.com | Main Blogger | Taru Sun

Template: Makeityourring Diamond Engagement Rings
Proudly powered: Blogger | Google | IDwebhost | Beritambah