Tampilkan postingan dengan label Tewas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tewas. Tampilkan semua postingan
Minggu, 27 Januari 2013

GITARIS CAFFEINE MENINGGAL DUNIA KARENA PARU-PARU

Danny, gitaris grup band asal Bandung, Caffeine meninggal dunia Minggu (27/1/2013) pukul 12.10 WIB. Beliau tutup usia di RS Immanuel Bandung.

Kabar tersebut sampai sekitar pukul 13.20 WIB melalui pesan singkat blackberry messenger. Saat dikonfirmasi ke Alam (pemain bass Caffeine) ia pun membenarkan kabar duka tersebut.

"Iya betul, tadi pukul 12.10 WIB. Saya ini juga baru mau ke Bandung, sedang di Tasik," ujar Alam saat dihubungi, Minggu (27/1/2013).

Menurut Alam, almarhum dirawat di ICU RS Immanuel sejak Sabtu (26/1/2013) akibat sakit paru-paru yang dideritanya.

"Sakitnya memang sudah lama. dirawat di ICU-nya baru kemarin," singkat pemetik bass di grup band yang terkenal lewat hit 'Hidupku Kan Damaikan Hatimu' itu.
Read more...
Minggu, 20 Januari 2013

PENGELOLA PLAZA UOB AKAN MENGGANTI SEMUA MOBIL YANG TENGGELAM

Akibat terendam banjir sejak Kamis 17 Januari lalu, puluhan mobil terendam di parkiran basement Gedung UOB Plaza, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Pengelola Gedung UOB Plaza mengatakan siap mengganti kerugian pemilik mobil yang terendam di parkiran basement.

"Iya, pasti akan kami cover semua," ujar Assisten Building Manager Plaza UOB Priskah Susilowati di Gedung UOB, Jakarta, Minggu (20/1/2013).

Priskah juga mengaku akan memberikan santunan kepada semua korban. Saat ini pengelola gedung terus berkomunikasi dengan keluarga korban. Kendati, ia enggan menyebutkan berapa nominal bantuan yang akan diberikan.

"Pastinya, akan kami bantu terus semuanya full. Baik korban yang selamat maupun korban yang meninggal dunia," jelas Priskah.

Sementara sejumlah pemilik mobil hari ini mendatangi Gedung UOB Plaza. Kedatangan mereka untuk memastikan berhasil atau tidaknya kendaraan mereka dievakuasi.

Selain itu, tim evakuasi dari petugas Pemadam Kebakaran masih menyedot genangan air dengan 11 kendaraan. Sementara pengelola UOB Plaza juga belum dapat memastikan apakah masih ada korban yang terjebak di dalam.

Sebelumnya, tim evakuasi telah mengeluarkan empat orang yang terjebak dalam basement. Dua di antaranya meninggal dan dua orang lainnya selamat. Mereka yang meninggal yaitu petugas kebersihan Herdian Eko Eristya (27) dan Abdul Arif Agus (40) yang bekerja sebagai Cleaning Service.
Read more...

KORBAN BANJIR JAKARTA DIHEBOHKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT TANPA BUSANA

Sesosok mayat berjenis kelamin pria ditemukan di Kali Ciliwung, tepatnya di dekat permukiman warga di kolong flyover Rawajati, Jakarta Selatan, Minggu (20/1/2013).

Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi bugil sekira pukul 09.00 WIB tadi oleh seseorang yang tengah memancing di bantaran Kali Ciliwung.

Kanit Reskrim Polsek Pancoran AKP Suroto mengatakan saat ditemukan korban tersangkut di pohon bambu yang ada di dekat pemukiman korban. Diduga korban sudah tewas sekira 2-3 hari lalu. Pasalnya kondisi korban sudah dalam menggelembung dan membusuk.

"Ditemukan oleh seorang warga yang tengah memancing. Kondisinya sudah bengkak dan mengeluarkan cairan, diduga sudah meninggal 2-3 hari lalu," kata Suroto, Minggu (20/1/2013).

Belum diketahui identitas korban yang ditemukan bugil ini. Namun, Suroto menduga, mayat ini adalah salah satu korban banjir yang terbawa arus Kali Ciliwung hingga ditemukan oleh warga.

Mayat ini diduga berusia 20 tahun. Saat ini korban tengah divisum di RSCM untuk mengidentifikasi. Untuk sementara, penemuan mayat ini ditangani Polsek Pancoran.
Read more...

RHOMA IRAMA MENGANTAR A. RAFIQ HINGGA KE PERISTIRAHATAN TERAKHIRNYA

Suasana dukacita mendalam menyelimuti iring-iringan jenazah pedangdut kondang A. Rafiq saat memasuki pekuburan Karet Bivak di Jakarta Pusat, Ahad (20/1/2013).

Tepat pada pukul 13.30 WIB, keranda yang membawa jenazah sang maestro dangdut diturunkan di dekat lubang kubur.

Raja Dangdut Rhoma Irama dan artis Mieke Wijaya tampak di barisan depan pengantar jenazah A. Rafiq. Tak lama kemudian Rhoma Irama membaca tausiah, mengiringi A. Rafiq ke peristirahatan terakhir.

Setelah prosesi penguburan jenazah A. Rafiq selesai, cuaca yang semula terang berubah menjadi hujan gerimis. Seiring dengan itu, banyak pelayat yang masih berdoa di depan pusara A. Rafiq.

Rencananya, keluarga A. Rafiq akan menggelar tahlilan di rumah duka selama tujuh hari. Tahlilan akan dimulai pada pukul 19.30 WIB.
Read more...

SEBELUM TEWAS TERSANGKA PEMERKOSA DAN PENCULIK UPDATE STATUS KEMATIANNYA DI FACEBOOK

Bagi sebagian pengguna layanan jejaring sosial, menceritakan setiap detil kegiatan mereka sehari-hari melalui update status sudah menjadi hal yang lumrah dan penting. Bahkan, mau makan atau tidur pun tetap update status.

Namun herannya, pria yang satu ini sempat-sempatnya meng-update status sebelum akhirnya tertembak polisi. Pria berusia 30 tahun yang diketahui bernama Eric L. Ramsey ini tampaknya tahu kalau hidupnya tak akan lama lagi. Ia mengeluarkan ponsel lalu memposting status ke wall Facebook-nya.

"Well folkes i'm about to get shot. Peace", tulis Ramsey pada wall Facebook-nya pada pukul 3.15 AM waktu setempat.

Seperti yang dilaporkan NBC News, Minggu (20/1/2013), beberapa temannya berpikir kalau ia hanya bercanda. Namun, tak lama setelah ia memposting pesan itu, ia pun ditembak oleh polisi.

Polisi rupanya sedang mencari-cari Ramsey karena diduga telah menculik dan memperkosa seorang wanita di Central Michigan University, menyebabkan rumah terbakar, mencuri sebuah truk sanitasi, dan menabrak mobil polisi di negara bagian Michigan. Korban pemerkosaan diduga berhasil melarikan diri dan telah melapor ke polisi.

Dalam siaran persnya, Isabella County Sheriff, Leo Mioduszewki, mengatakan seorang petugas di Crawford County menemukan letak truk sanitasi itu lalu tersangka memukuli mobil petugas tersebut. Petugas kemudian keluar dari mobil patroli dan berlari ke kabin pickup, lalu melepaskan tembakan hingga melukai tersangka.

Tidak dijelaskan bagaimana Ramsey sempat-sempatnya membuat postingan status di Facebook. Kejadian seperti ini juga pernah terjadi sebelumnnya. Dua tahun lalu, seorang pria menyandera seorang wanita di sebuah hotel di Utah dan memposting update status situasi penyanderaan itu ke account Facebook-nya hingga akhirnya ia menembak dirinya sendiri.

Dalam kasus Ramsey, Facebook tampaknya menjadi satu-satunya cara baginya untuk menyampaikan perpisahan secara singkat.
Read more...

BELASUNGKAWA PARA ARTIS DI TWITTER TERHADAP MENINGGALNYA A. RAFIQ

Sejak berita A Rafiq meninggal dunia menyebar, selebriti Tanah Air segera meyuarakan kesedihannya via Twitter. Mulai dari David 'Naif', Daniel Mananta hingga Erwin Arnada berbagi kenangan di linimasa.

A rafiq meninggal dunia pada pukul 16.30 WIB akibat diabetes setelah dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta. Saat ini, jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Jalan Perindustrian No 53, Cimanggis, Depok. Suami dari Aisyah tersebut meninggalkan tiga orang anak, yaitu Fadila A Rafiq, Farhad A Rafiq, dan Fairuz A Rafiq.

David, vokalis Naif, yang pernah satu panggung berdendang bersama sang legenda dangdut mengguratkan kesedihan yang mendalam. "Istirahat dengan damai Om A.Rafiq ,senang pernah duet dengan beliau," tulis David di akunnya, @davidbayu.

Senada, mantan bos Playboy Indonesia, Erwin Arnada pun mengutarakan belasungkawa atas kepergian A rafiq. "RIP A Rafiq , idola saat SMP. Terima kasih telah menghibur kami dengan musik, akting dan ' lirikan matamu'. Semoga dilapangkan jalan ke Surga," ungkap Erwin via akunnya, @erwinarnada.

Erwin pun mengenang salahsatu aksi panggung A Rafiq di TVRI, empat dekade silam. "Masih ingat performa spektakuler A Rafiq sepanggung dengan Warkop Prambors dan Orkes Pancaran Sinar Petromaks, era 70 di hut TVRI. #RIPArafiq," sambung Erwin lagi.
Read more...

JENAZAH A. RAFIQ AKAN DIMAKAMKAN DI TPU KARET BIVAK

Semasa hidupnya, A Rafiq diketahui memiliki riwayat penyakit yang sudah cukup lama. Beberapa tahun belakangan, A Rafiq memang sering mengeluhkan sesak dadanya, hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

“Pertama masuk rumah sakit, beliau sudah merasakan dadanya sesak. Sakitnya sudah ada dua tahu. Tapi sakitnya timbul tenggelam,” kata anak ke-8 A Rafiq, Farabi El Fouz, saat dijumpai di rumah duka, Jalan Perindustrian No.53, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Sabtu (19/1/2013) malam.

Dua Minggu belakangan, sakit yang diderita A Rafiq semakin parah. Bahkan pihak dokter sempat meminta agar keluarga terus memperhatikan kondisi pedangdut senior tersebut.

"Di rumah sakit sendiri, sudah ada sekitar dua mingguan. Dokter bilang, Papa memerlukan perawatan dan pengawasan disana dari keluarga. Sampai akhirnya, papa kena serangan jantung dan papa meninggal dunia sekitar setengah 5,” jelas Farabi.

A Rafiq sendiri akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, usai salat Dhuhur, Minggu (20/1) ini.
Read more...

PEDANGDUT A. RAFIQ MENINGGAL DUNIA KEMARIN SORE

Pedangdut kawakan A Rafiq meninggal dunia. Pria berdarah India-Pakistan ini tutup usia pada Sabtu(19/1) pukul 16.30 WIB di Rumah Sakit Medistra. Saat ini, jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Jalan Perindustrian No 53, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Mertua Galih Ginandjar itu meninggalkan istri tercintanya, Asiyah, dan tiga orang anak. Yaitu Fadila A Rafiq, Farhad A Rafiq, dan Fairuz A Rafiq. Istri A rafiq, Aisyah menuturkan sang suami meninggal karena penyakit diabetes yang diidapnya sejak lama.

Di pentas dangdut, perjalanan karier A Rafiq sudah malang melintang. Yang paling dikenal adalah hits Pengalaman Pertama di era 70-an. Bahkan, lagu itu dinyanyikan kembali Slank dan Nirina Zubir untuk film trilogi Get Married. Kostum panggung A rafiq yang mirip dengan Elvis Prisley pun menjadi memori tersendiri di hati masyarakat.

Selain itu, A Rafiq juga dikenal sebagai aktor dengan membintangi empat judul film, Si Gondrong (1971), Pengalaman Pertama (1977), Pandangan Pertama (1978), dan Karena Dia (1979).

Bahkan, kontribusi pria yang lahir di Semarang, Jawa Tengah, 5 Maret 1948 tersebut untuk industri hiburan juga semakin terasa ketika ia menjadi sutradara dalam sinetron drama musikal bertitel Si Miskin Bercinta. Sinetron itu melibatkan banyak pesohor, diantaranya Mansur S, Hetty Soenjaya, Jaja Miharja, Ira Savira, dan juga Mieke Wijaya.

Selamat jalan A Rafiq, semoga mendapatkan tempat yang baik di sisi Tuhan
Read more...
Sabtu, 19 Januari 2013

1 ORANG KORBAN BANJIR PLAZA UOB DITEMUKAN TEWAS

Tim evakuasi yang melibatkan anggota tim Komando Pasukan Katak TNI Angkatan Laut di basement gedung UOB, Sudirman, Jakarta Pusat, sekira pukul 06.30 WIB, Sabtu (19/1/2013), kembali menemukan 1 korban lagi. Sayangnya, korban itu ditemukan tewas dalam keadaan sudah membusuk.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Pusat, Madani. Menurutnya, tim evakuasi yang melibatkan anggota Tim Kopaska menemukan korban di basement 2.

"Ditemukan sama anggota Tim Kopaska pukul 06.30 WIB. Tapi sudah tewas dalam keadaan mengambang," kata Madani, Sabtu (19/1/2013).

Madani menjelaskan, korban tewas yang baru ditemukan itu diketahui bernama Agus dengan usia 20 tahun. Dia merupakan cleaning service yang bekerja di Gedung UOB.

Menurut Madani, kondisi tubuh korban sudah dalam keadaan membusuk karena terendam air dalam waktu yang cukup lama. "Busuk karena kan terendam air selama beberapa hari," ujarnya.

Saat ini jenazah Agus sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk divisum.

Humas UOB Plaza, Kristi, sebelumnya mengatakan, ada 5 karyawannya yang terjebak banjir di basement. Dengan ditemukannya Agus, maka Tim SAR sudah mengevakuasi 4 orang, yang 2 di antaranya dalam keadaaan selamat.

"Masih satu lagi, tapi kita belum pastikan selamat atau tidak," imbuh Mardani.
Read more...
Jumat, 18 Januari 2013

BOCAH TEWAS KARENA DIPERKOSA TERNYATA PELAKUNYA SANG AYAH

Polisi menetapkan tersangka kasus kejahatan seksual terhadap RI, bocah 11 tahun yang meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Jakarta Timur, 6 Januari 2013. Tersangka berinisial S itu tak lain adalah ayah kandung RI.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Putut Eko Bayuseno mengatakan, pihaknya terus mendalami keterangan dari tersangka. Hasil pemeriksaan sementara, S mengaku dua kali mencabuli anaknya.

"Dia mengaku dua kali mencabuli anaknya. Peristiwa pertama dilakukan S pada 16 Oktober 2012. Kedua 19 Oktober 2012," kata Putut dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (18/1).

Menurut Putut, peristiwa itu terjadi di rumah mereka. Ketika itu istri S sedang dirawat di rumah sakit. Bukannya menjaga sang anak, S justru mencabuli RI saat bocah kelas lima sekolah dasar itu hendak pergi ke sekolah.

"Saat sebelum berangkat sekolah itu, korban merasa kesakitan di sekolah, itu pengakuan dari saksi," kata Putut.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 81 Undang-undang No,23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan denda Rp300 juta. Kasus ditangani Kepolisian Resor Jakarta Timur.

Sebelum meninggal, RI dirawat di RS Persahabatan karena kejang-kejang hingga tak sadarkan diri. RI akhirnya meninggal pada 6 Januari 2013. Pihak rumah sakit menyatakan bocah tersebut mengalami radang otak. Namun, ditemukan juga luka dan infeksi di organ intim RI. Muncul dugaan IR korban kejahatan seksual
Read more...

JUMLAH KORBAN TEWAS AKIBAT BANJIR JAKARTA MENCAPAI 12 ORANG

Setelah berapa saat Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Samsul Maarif di Kementerian Pekerjaan Umum mengatakan, 11 orang meninggal akibat banjir di Jakarta.

Namun jumlah korban kembali bertambah 1 orang, sehingga saat ini jumlahnya menjadi 12 orang.

Keterangan tersebut disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Jumat, (18/1).

Menurutnya, setelah direndam banjir sejak Selasa, (15/1) hingga Jumat, (18/1), korban meninggal 12 orang. "Korban meninggal ini, di luar korban banjir di luar Jakarta. Dari 12 korban meninggal, 9 orang adalah warga Jakarta Barat, 1 orang dari Jakarta Timur, 1 orang dari Jakarta Selatan, dan 1 orang belum diketahui alamatnya," kata Sutopo.

Banjir Jakarta telah menggenagi 32 kecamatan, 102 Kelurahan, 337 RW dan 910 RT. Hal inipun telah menyebabkan 18.018 jiwa mengungsi dan 12 orang meninggal dunia.

Berikut data korban meninggal banjir Jakarta:

1. Untung Kusnadi (82), warga Kedoya, Kebon Jeruk. Meninggal karena kedinginan dan sakit paru-paru.

2. Lusiana (72), warga Tambora, Jakarta Barat. Menggigil di rumah, saat diselamatkan di posko kesehatan sudah meninggal.

3. Sugito (80), warga Tambora, Jakarta Barat. Terpeleset di rumahnya dan sakit jantung.

4. Angga (13), warga Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Hanyut di Sungai Sekretaris.

5. Mak Inah (82), warga Kampung Pulo, Jatinegara. Sakit dan usia lanjut.

6. Mujiyo (46), warga Cengkareng, Jakarta Barat. Kesetrum listrik.

7. Muhamad Haikal (2), warga Cengkareng, Jakarta Barat. Jatuh dari tempat tidur rumahnya yang terendam banjir 1 meter, ibunya sedang di dapur.

8. Solahuddin (35), warga Kalibata Pulo, Pancoran, Jakarta Selatan. Kesetrum listrik.

9. Wahyudi (26), warga Pancoran Glodok, Taman Sari Jakarta Barat. Kesetrum listrik.

10. Raif Anjar Agasi (13), warga Tanjung Duren, Jakarta Barat. Kesetrum listrik di rumahnya.

11. Masuriyah (50). Kesetrum listrik di rumahnya kebanjiran.

12. Udin Wahyudin (34) ditemukan meninggal di rumahnya di RT 8/RW 8 Kedaung, Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat.
Read more...

WARTAWAN SOMALIA TEWAS SETELAH DITEMBAK SEJUMLAH ORANG

Sejumlah orang bersenjata telah menembak mati seorang wartawan Somalia yang bekerja untuk sebuah media independen di ibukota, Mogadishu, Jum'at (18/1).

Jaringan Media Shabelle mengatakan wartawan mereka, Abdihared Osman Adan, ditembak beberapa kali ketika ia pergi ke tempat kerja Jumat pagi (18/1).

Adan adalah wartawan pertama yang tewas pada tahun 2013 di Somalia, negara di Afrika yang paling banyak mengakibatkan kematian personil media. Hampir 20 jurnalis tewas di negara itu tahun lalu.

Shabelle, yang beberapa wartawannya tewas dalam beberapa tahun terakhir, menggambarkan Adan sebagai rekan kerja yang luar biasa dan jurnalis yang sangat aktif.

Media itu meminta pihak berwenang berusaha menciptakan lingkungan yang lebih aman dimana para wartawan terbebas dari bahaya.
Read more...

RIBUAN WARGA KURDI MENGHADIRI PEMAKAMAN AKTIVIS YANG TEWAS DI PARIS

Ribuan orang Kurdi berkumpul di Diyarbakir, Turki Selatan, untuk menghadiri pemakaman tiga aktivis Kurdi yang dibunuh pekan lalu di Paris, Perancis.

Orang-orang yang berkabung itu memenuhi jalan-jalan dan meneriakkan slogan-slogan mengenai solidaritas ketika mereka berjalan mengiringi kendaraan-kendaraan yang mengangkut peti-peti jenazah ketiga perempuan yang menjadi korban itu, yang diterbangkan ke Turki dari Perancis, Rabu.

Ketiga perempuan itu, Sakine Cansiz, Fidan Dogan dan Leyla Soylemez, ditemukan tewas tertembak, 10 Januari, di Pusat Informasi Kurdi di Paris. Cansiz adalah anggota pendiri Partai Pekerja Kurdistan, atau PKK, sebuah kelompok terlarang yang berjuang mendirikan negara Kurdi yang memerintah sendiri di Turki Selatan.

Turki menduga, pembunuhan itu terkait negosiasi yang sedang berlangsung antara pemerintah Turki dan pemimpin PKK yang dipenjarakan, Abdullah Ocalan, sementara para aktivis Kurdi mengatakan, ini mungkin ulah para ekstremis Turki.

Menyusul prosesi pemakaman, jenazah ketiga perempuan korban pembunuhan itu akan dibawa ke kampung halaman mereka untuk dikuburkan.
Read more...
Kamis, 17 Januari 2013

JENAZAH KORBAN BANJIR DI KEDOYA UTARA DIEVAKUASI DENGAN PERAHU KARET

Di tengah situasi banjir di Kedoya Utara, Jakarta Barat, seorang warga bernama Untung Kusnadi (82) meninggal dunia karena lanjut usia. Jenazah dievakuasi menggunakan perahu karet untuk dipindahkan ke rumah duka.

"Tadi dievakuasi pakai perahu karet karena rumahnya sudah banjir setinggi 1,5 meter," kata Camat Kebon Jeruk Hendra Hidayat, Kamis (17/1/2013).

Hendra mengatakan, sebelum meninggal dunia, Untung sudah dievakuasi pada pukul 02.30 tadi. Namun, ia kembali lagi ke rumahnya sekitar pukul 05.30. Karena tidak kuat menahan dingin, Untung akhirnya mengembuskan napas terakhir pada pukul 08.00 di lantai 3 rumahnya di perumahan mewah Green Garden. Jenazahnya kemudian dibawa menggunakan tiga perahu karet milik TNI dan kecamatan sekitar pukul 14.30.

"Tadi dievakuasi bareng keluarganya yang masih di rumah dan beberapa warga lain yang masih tergenang air," kata Hendra.

Setelah tutup usia, Untung dievakuasi oleh jajaran Muspika Kebon Jeruk, anggota Satpol PP Kecamatan Kebon Jeruk, TNI, polsek, dan anggota Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Karena hujan terus mengguyur Jakarta, jenazah dibungkus menggunakan kain putih agar tidak terkena air hujan.

Hendra menambahkan, setelah mendekati lokasi genangan air yang tidak terlalu dalam, jenazah dipindahkan ke mobil keluarga untuk disemayamkan di rumah duka. Saat ini jenazah berada di Wisma Gereja Siti Mariam di Kedoya Utara.

Di kompleks perumahan Green Garden tersebut, sedikitnya empat wilayah RW terendam banjir. Lokasi tersebut berada di RW 03, 04, 09, dan 10 dengan rata-rata ketinggian air mencapai 50 cm. Adapun banjir di dekat lampu lalu lintas Green Garden depan McDonalds mencapai ketinggian 1 meter.
Read more...
Rabu, 16 Januari 2013

KASUS ANAK HATTA RAJASA SEPENUHNYA DI TANGAN KEJAKSAAN

Penyidik Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu-lintas (Subdit Gakkum Ditlantas) Polda Metro Jaya masih menanti kejelasan kabar dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tentang kelengkapan berkas perkara (P21) kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak Menko Perkonomian Hatta Rajasa, M Rasyid Amrullah Rajasa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, kelanjutan kasus Rasyid kini memang berada di tangan Kejaksaan sepenuhnya.

Sejak pelimpahan perkara itu ke korps adhyaksa, Jumat (11/1), pihaknya mengaku belum mendapat kepastian kelengkapan berkas itu.

"Belum P21. Saat ini (berkas Rasyid) masih dipelajari pihak kejaksaan," ujar Rikwanto, di Jakarta, Rabu (16/1).

Begitu pula, dia melanjutkan, soal batas waktu berkas tersebut akan dinyatakan lengkap atau pun tidak lengkap (P19) oleh kejaksaan. "Hari ini mau ke (Kejati) sana lagi. Mau cek," ungkapnya.

Selama proses hukum di kepolisian dan kejaksaan ini, sambung Rikwanto, penyidik Ditlantas tidak mengenakan wajib lapor terhadap Rasyid.

"Itu tidak ada (wajib lapor)," cetusnya. Putra bungsu Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu tetap dikenakan status tersangka tanpa penahanan dan wajib lapor.

Kepolisian sendiri tidak melakukan penahanan lantaran adanya janji dari Rasyid untuk tidak akan menghilangkan barang bukti maupun tidak melarikan diri. Hal itupun sudah diberikan jaminannya pihak keluarga.

Remaja yang masih berstatus mahasiswa di London, Inggris, ini, sambungnya, akan terus menjalani perawatan di rumah hingga ada panggilan sidang. Dengan catatan, berkas yang dilimpahkan kepolisian ke kejaksaan sudah dinyatakan lengkap (P21).

Delik pidana yang dikenakan terhadap tersangka kecelakaan di ruas tol Jagorawi KM 3+350 pada 1 Januari lalu itu adalah Pasal 283 Tentang Mengemudi Secara tidak Konsentrasi, Pasal 287 Tentang Pelanggaran Terhadap Rambu Lalu-lintas dan Marka Jalan.

Dan, kemudian, Pasal 310 Tentang Kelalaian dalam Mengemudi yang Enyebabkan Kematian, dalam UU Lalu-lintas No. 22 Tahun 2009. Ancaman maksimalnya 6 tahun penjara.
Read more...

PULUHAN POTONGAN KEPALA MANUSIA DITEMUKAN DI BANDARA CHICAGO AS

Otoritas Bandara Internasional Chicago, Amerika Serikat (AS) menemukan kargo mencengangkan, berupa potongan kepala yang dibekukan. Potongan kepala tersebut terdeteksi oleh sinar x dari pesawat yang tiba di Bandara Internasional O'Hare.

Setelah diselidiki potongan kepala tersebut digunakan untuk kepentingan penelitian medis di Italia dan dikembalikan ke Illinois untuk dikremasi. Penemuan ini terjadi ketika adanya permasalahan dari dokumen yang menyertai kargo tesebut.

Tetapi pada umumnya, pengiriman kargo semacam ini sudah biasa terjadi. Potongan kepala biasa beredar melalui pesawat dan truk pengirim.

"Pekan lalu kami mengirim delapan potongan kepala dan belum dibalsam. Potongan tersebut adalah pesanan dari Rush University Medical Center," ujar Wakil Presiden Asosiasi Anatomi Illinois Paul Dudek, seperti dikutip Associated Press, Rabu (16/1/2013).

Selama ini, lembaga yang dipimpin Dudek memang biasa menyuplai jasad dan bagian tubuh ke sekolah tinggi medis untuk kepentingan pelatihan. Menurut Dudek, pihak mengirim hingga 450 jasad dan bagian tubuh ke beberapa universitas tiap tahunnya.

Potongan kepala itu pada umumnya biasa digunakan untuk pelatihan medis bidang gigi, ophtamologi dan sistem saraf, dimana mereka melakukan penelitian untuk penyakit Alzheimer. Selain itu, jasad dan potongan tubuh manusia yang mereka kirim, biasanya digunakan untuk mahasiswa kedokteran melakukan praktek bedah atau rekonstruksi wajah akibat korban kecelakaan.

Sebagian besar dari jasad dan potongan tubuh itu didapat dari mereka yang mendonasikan ttubuhnya untuk kepentingan ilmu pengetahuan, bila mereka meninggal. Ada juga dari masyarakat yang mendonasikan jasad-jasad itu karena tidak mampu melakukan pemakaman.

Sekira 18 potongan kepala yang ditemukan ini awalnya dikirim dari Illinois ke sebuah fasilitas penelitian medis di Roma, Italia. Potongan kepala itu kemudian dikembalikan ke Chicago untuk dihancurkan, sebagai bagian dari perjanjian pengiriman tersebut.
Read more...
Jumat, 04 Januari 2013

FILM STEVE JOBS SIAP TAYANG BULAN APRIL 2013

jOBS, film biografi tentang almarhum dan mantan CEO Apple Steve Jobs, akhirnya mendapat restu untuk tayang di bioskop pada bulan April mendatang.

Open Road Films selaku distributor film tersebut telah sepakat mendistribusikannya.

Film berjudul jOBS tersebut akan dibintangi oleh Ashton Kutcher sebagai Steve Jobs, dan akan dijadwalkan untuk tayang premiere pada bulan ini pada festival film Sundance selama 3 hari terakhir, termasuk pada closing night premiere.

Kesepakatan proyek film tersebut diumumkan oleh produser film Mark Hulmes. "Kami mencari mitra yang cocok untuk menyajikan jOBS ke seluruh penonton di seluruh dunia, dan kami telah menemukannya dengan Open Road Films," kata Mark, Jumat (4/1/2013) yang dilansir dari Thenextweb.

Menurutnya, Open Road Films terkesan dengan performa Ashton Kutcher sebagai Steve Jobs dan tertarik mendistribusikan film ini di Amerika Serikat pada April 2013. Open Road Films akan bertindak sebagai distributor film untuk wilayah Amerika Serikat, sedangkan untuk penjualannya secara internasional akan dipegang oleh Inferno Entertainment.

Selain Aston Kutcher, film ini juga dibintangi oleh Dermot Mulroney, Lukas Haas, J.K. Simmons dan Matthew Modine. Film ini akan mengangkat kehidupan seputar Jobs di era tahun 1971 hingga tahun 2000.

Steve Jobs meninggal dunia pada bulan Oktober 2011 lalu karena kanker pankreas
Read more...
Rabu, 02 Januari 2013

FERRARI PUTIH JUSTIN BIEBER MEMAKAN TUMBAL 1 ORANG

Seorang paparazi dilaporkan tewas setelah mencoba mengabadikan gambar mobil Ferrari milik Justin Bieber.

Mengutip Digitalspy, Rabu, (2/13), naas menimpa seorang paparazi yang mencoba mengambil foto mobil Ferrari putih milik Justin Bieber.

Akibat terlalu fokus memburu mobil milik popstar tersebut, ia tewas tersambar kendaraan lain di sekitar jalan Sepulveda Boulevard.

Menurut seorang sumber, saat kejadian, kekasih Selena Gomez tersebut diyakini sedang mengemudikan mobil milik temannya.

Sebelum kejadian, seorang petugas patroli jalan raya California sudah memperingatkan sang paparazi untuk kembali ke sisi jalan karena faktor keamanan.

Namun, Sayang peringatan tersebut tidak dihiraukan olehnya, hingga ia tewas tertabrak kendaraan lain.
Read more...
Selasa, 01 Januari 2013

KELUARGA KORBAN PENABRAKAN ANAK HATTA RAJASA MENEMUKAN BANYAK KEJANGGALAN

Keluarga Harun (57), korban tewas dalam kecelakaan maut di Km3+500 Tol Jagorawi pada Selasa (1/1) pagi, mengaku menemukan keganjilan.

Ifan (37), salah seorang menantu Harun yang mengurus jenazah korban di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto (RS Polri), Kramat Jati, Jakarta Timur, menuturkan bahwa mulanya, pihak keluarga tak mengetahui mengenai kecelakaan yang menimpa lelaki beranak lima itu.

Informasi mengenai tewasnya Harun, menurutnya justru disampaikan oleh seorang petugas berseragam yang mengaku dari Polda Metro Jaya.

Petugas itu, menurut Ifan, langsung mendatangi rumah Harun di Jalan Semangka I No.99, Cibodas Sari, Tangerang. Kedatangan seseorang tak dikenal pada pagi hari itu, sempat dicurigai oleh keluarga.

"Untuk meyakinkan saya, dia menelepon seseorang, mungkin pimpinannya. Katanya dari Polda Metro Jaya. Dia minta keluarga untuk datang langsung ke RS Polri," kata Ifan.

Sesampainya di rumah sakit sekitar pukul 16.00 WIB, pihak keluarga didatangi oleh beberapa anggota kepolisian berbaju sipil. Mereka menurutnya, meminta keluarga untuk segera membawa korban secepatnya.

"Kami disuruh bawa korban cepat-cepat, supaya urusannya cepat selesai. Semua biaya ditanggung pihak penabrak yang katanya sudah mau damai. Di rumah saya juga sudah banyak (polisi)," ungkap Ifan.

Tak hanya itu, keganjilan berikutnya yang ditemui pihak keluarga, menurut Ifan, adalah ketika mendengar desas-desus yang menyebut pengemudi BMW X5 yang menabrak Daihatsu Luxio yang ditumpangi oleh Harun, merupakan anak seorang pejabat.

Namun, hingga kini menurutnya, pihak kepolisian seolah bungkam menuturkan kronologis kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 05.45 WIB itu.

"Sampai sekarang, saya menunggu penjelasan soal kronologisnya. Ada yang aneh aja. Mereka nggak bilang secara jelas kronologisnya," kata Ifan.

Selain keluarga Harun, keanehan lain dialami oleh keluarga korban Raihan (1,5). Seperti diketahui, anak bungsu dari pasangan Eman (37) dan Enung (30) ini menjadi korban tewas lainnya dalam peristiwa itu.

Mulanya, Eman sang ayah, yang sudah berada di RS Polri, ingin berbagi kisah sedihnya kepada wartawan. Tapi, menjelang siang, ayah tiga anak itu ditarik oleh dua orang berbadan tegap, yang mengajaknya berbincang secara tertutup di sebuah rumah makan dekat RS Polri. Entah apa yang dibicarakan. Namun, Eman yang semula ingin bercerita, mendadak bungkam. Beberapa pertanyaan wartawan selanjutnya tak digubris Eman.

Belum jelas identitas kedua pria itu. Namun, salah satu dari mereka yang mengenakan baju bergaris abu-abu dan celana loreng, tampak sibuk bolak-balik mengurus para korban di ruang piket forensik. "Mau ngambil jenazah M Rehan," kata lelaki itu kepada petugas kamar jenazah.

Dikarenakan tak dapat menunjukkan pernyataan tolak otopsi dan surat pengambilan jenazah dari pihak keluarga, permintaan pria itu sempat ditolak. "Kita tak bisa keluarkan, karena kita harus sesuai prosedur yang ada. Harus ada surat yang mewakili keluarga untuk menolak autopsi," kata petugas forensik.

Jenazah Raihan akhirnya dibawa oleh pihak keluarga sekitar pukul 19.00 WIB, menggunakan mobil ambulans berpelat nomor B 2895 BI. Sementara jenazah Harun dibawa petugas sekitar pukul 20.00 WIB.

Kecelakaan itu bermula saat Luxio bernopol F 1622 CY sedang melaju di lajur tiga Tol Jagorawi dari arah Jakarta ke Bogor. Tepat di Km 3+500, sekitar pukul 05.45 WIB, tiba-tiba Luxio diseruduk BMW X5 bernopol B 272 HR yang datang searah dari belakang dengan kecepatan tinggi.

Akibat kuatnya benturan dari kendaraan BMW itu, pintu Luxio terbuka dan penumpang di dalamnya jatuh terpental. Diduga sopir BMW sedang mengantuk saat melajukan kendaraan mewah itu.
Read more...

HATTA RAJASA TURUT BERSEDIH ATAS KEJADIAN YANG MENIMPA ANAKNYA

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan sangat terpukul atas peristiwa kecelakaan yang melibatkan putranya, M Rasyid Amirulloh Rajasa hingga mengakibatkan dua warga tewas, di tol Jagorawi, Selasa (1/1/2013).

"Sungguh saya bersedih atas kejadian ini. Semoga keluarga korban diberi ketabahan," kata Hatta Rajasa saat menggelar konferensi pers, Selasa (1/1/2013).

Hatta mengatakan, ia bersama istrinya akan datang langsung menemui keluarga korban, Rabu (2/1/2013) besok. Hatta mengucapkan turut berbelasungkawa atas peristiwa yang terjadi, dan akan memberikan perhatian sepenuhnya kepada keluarga korban.

Sebelumnya, dikabarkan sebuah mobil mewah jeep BMW bernomor polisi B 272 HR menabrak sebuah mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY di ruas Jalan Tol Jagorawi tepatnya di KM 3500, pada Selasa (1/1/2012) dini hari.

Akibat peristiwa tersebut dua orang tewas dan tiga lainnya mengalami luka serius.

Dari data yang diperoleh kelima korban diketahui bernama Harun (57), dan M Raihan (14 bulan) yang tewas, sementara korban luka yakni Nung (30), Moh Rifan, Supriyati (30).

"Korban Harun beralamat di Jalan Semangka 1 No 99, Cibodas Sari, Tangerang," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Selasa (1/1).

Peristiwa kecelakaan tersebut, kata Rikwanto saat Jeep BMW yang dikendarai oleh M Rasyid Amirulloh Rajasa (22) tengah melintas dari arah Cililitan menuju Bogor, namun ketika di KM 3500 pengemudi Jeep BMW langsung menghantam Luxio.

"Diduga pengemudi sedang mengantuk dan menabrak kendaraan Luxio F 1622 CY dari belakang," kata Rikwanto.

Kini kedua korban meninggal di Rumah Sakit Bhayangkara tingkat I Raden Said Sukanto. Di rumah sakit yang sama, ketiga korban luka mendapat perawatan. Kasusnya sendiri kini ditangani Laka Lantas Polda Metro Jaya.
Read more...

Labels

 
© 2013 AKHIRNYA KU TAHU - All Rights Reserved
Desain: DheTemplate.com | Main Blogger | Taru Sun

Template: Makeityourring Diamond Engagement Rings
Proudly powered: Blogger | Google | IDwebhost | Beritambah