Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Selasa, 29 Januari 2013

OLGA SYAHPUTRA MIMPI KETEMU RAFFI AHMAD KARENA KANGEN

Ada yang mengaku kangen dengan Raffi Ahmad. Rekan kerja Raffi Ahmad di acara Dahsyat yang ditayangkan RCTI, Olga Syahputra, merasa sangat sedih atas penangkapan rekannya itu. Kesedihannya itu tidak hanya terlihat saat Raffi harus absen syuting Dashyat Selasa (29/1/2013) pagi tapi juga sampai terbawa mimpi.

Dalam akun Twitternya @dahsyatnyaolga pada Selasa (29/1/2013) sekitar pukul 14.30 WIB, Olga menulis, “Ya allah aku mimpi Rafi ke studio dahsyat semua orang kaget dan Rafi cuma lihat aku, dia nangis. Sedih banget aku.”

Raffi Ahmad yang ditangkap pada Minggu (27/1/2013) subuh sekitar pukul 04.00 WIBdi rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan memang membuat Olga sangat sedih. Tidak hanya sedih, Olga juga menunjukkan dukungannya terhadap rekan kerja yang terbilang sangat dekat dengannya itu.

“Ya allah aku mimpi Rafi nangis. Kasian ya allah. Cepat selesai ya masalahnya. Amin,” tulis Olga dalam akun Twitter-nya.

Olga juga mengungkapkan niatnya untuk menemui Raffi yang kini masih dalam proses pemeriksaan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menunjukkan dukungannya sebagai teman.

“Iyaa, dia lihat aku terus. Dia nangis, aku mimpinya begitu. Aku insya allah besok mau datang. Soalnya belum boleh datang katanya,” tulis Olga lagi dalam akun Twitter-nya menjawab salah satu pertanyaan salah satu kawannya.

Olga yang biasa menjadi host acara Dahsyat bersama Raffi Ahmad, pada Senin (28/1) harus membawakan acara tersebut tanpa Raffi dan hanya ditemani Ayu Dewi dan Deni Cagur saja.
Read more...

IRWANSYAH DAN ZASKIA SUNGKAR AKHIRNYA DI BEBASKAN BNN

Selain Zaskia Sungkar, Irwansyah, dan karyawannya Furqi, Badan Narkotika Nasional (BNN), telah melepas empat orang yang sebelumnya ditangkap dalam penggerebekan di kediaman presenter kondang Raffi Ahmad, di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 27 Januari 2013.

Keempat orang itu, adalah Mira, Muhammad, Rony, dan Nafi. Berdasarkan pemeriksaan, mereka sama sekali tidak terlibat dan sama sekali tidak mengetahui peristiwa tentang pesta narkoba karena sedang tidur di lantai dua.

"Sementara tiga orang laki-laki (Muhammad, Rony, dan Nafi) tadi baru datang. Mereka berasal dari Jawa Timur, lagi main ke situ pukul 11 malam. Mereka belum ketemu siapa-siapa, terus tidur, pukul 4 bangun, pukul 5 penggerebekan. Jadi, mereka enggak tahu mengenai apapun yang terjadi di bawah," ucap Kabag Humas BNN, Sumirat, Selasa, (29/1/2013), di kantor BNN.

Tim penyidik, lanjut Sumirat, kemudian menyimpulkan mereka tidak terlibat dan tidak dalam kasus narkotika. "Karena itu dinyatakan saat ini dikembalikan ke keluarga masing-masing," terangnya.

Secara keseluruhan, BNN telah memulangkan tujuh orang yang ditangkap saat penggerebekan di kediaman mantan kekasih penyanyi Yuni Shara tersebut.

"Tim penyidik BNN menyimpulkan hari ini pukul 2 kami memulangkan tujuh orang yang tidak cukup bukti untuk dilakukan penahanan atau ditingkatkan ke proses kepenyidikan. Tes urine mereka juga dinyatakan negatif. Hasil pemeriksaan dan saksi-saksi yang ada di TKP menyatakan mereka tidak terlibat. Tidak ditemukan cukup bukti untuk meningkatkan ke proses penyidikan lebih lanjut," tandasnya.
Read more...

PEMBOBOL SITUS PRESIDEN SBY CUMA CARI SENSARI

Markas Besar Kepolisian RI sudah mengungkap sekaligus menangkap aktor peretas laman presidensby.info.

Aksi yang dilakukan oleh Wildan Yani (WY), 20, ini dikatakan sekedar iseng untuk mengetes sejauh mana kemampuan dirinya dalam menembus ketatnya pengamanan dunia maya situs tentang Kepala Negara RI ini.

"Motif pelaku iseng saja, hanya mengganti tampilan (situs). Seperti hacker lainnya, hanya ingin membuktikan bahwa saya bisa nih meng-hack situs Presiden. Untuk eksistensi saja," jelas Direktur II Tindak Pidana Ekonomi Khusus Polri Brigjen (Pol) Arief Sulistiyo, di Jakarta, Selasa (29/1).

Ia menuturkan, peretas situs yang merupakan tamatan sekolah kejuruan STM Pembangunan Sipil ini memiliki kemampuan dalam memodifikasi program komputer secara otodidak. Penangkapan ini, kata Arief, berdasarkan laporan dan informasi tentang adanya situs yang diretas. Investigasi daring pun dilakukan tim Cyber Crime Polri. Kelompok ini, sambung Arief, akhirnya bisa mendapatkan identitas internet (Internet Protocol/IP Adress).

Dari sinilah diketehui si peretas melakukan pengacauan dunia maya ini dari sebuah Warung Internet di perusahaan dimana ia bekerja sebagai tenaga administrasi, CV Surya Tama. Perusahaan di Jember ini juga menjual berbagai suku cadang komputer dan perangkat lunak. Lantaran sudah mengetahui lokasinya, aparat kemudian menangkap tangan Weildan pada saat berselancar, Jumat (25/10. "Saat online langsung kita lakukan penangkapan," ucapnya.
Read more...

YUNI SARA TIDAK PEDULI DENGAN KASUS YANG MENIMPA RAFFI AHMAD

Di saat presenter kondang Raffi Ahmad beserta tiga rekan artisnya diperiksa di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Yuni Shara justru sibuk menggarap video klip terbaru.  Mantan kekasih Raffi Ahmad ini bahkan didampingi oleh mantan suaminya, Henry Siahaan.

Benarkah Yuni Shara sudah tidak peduli lagi dengan nasib Raffi Ahmad?

Wanita kelahiran Malang, 3 Juni 1972 ini mengaku sempat kaget begitu pertama kali mendengar kabar penangkapan mantan kekasihnya tersebut.

"Kemarin (Minggu) dapat kabar, saya syok pasti, Yang pasti saya sangat prihatin mudah-mudahan masalahnya cepat selesai," ujar Yuni Shara saat ditemui di Jakarta, Selasa (29/1/2013).

Kakak kandung dari Krisdayanti ini pun mengaku empat bulan sudah tidak menghubungi Raffi Ahmad, sehingga ia tak bisa berkomentar lebih lanjut.

Berita mengenai penggerebekan narkoba oleh tim BNN di kediaman Raffi turut menjadi perhatian Henry Siahaan, mantan suami Yuni Shara.

"Antara percaya tidak percaya. Saya dengan dia (Raffi) sangat baik," ujar Henry yang resmi bercerai dari Yuni Shara pada Juni 2008.
Read more...

PARA WANITA CANTIK BAGIKAN BUNGA DI BUNDARAN HI

Koalisi masyarakat bersama finalis Putri Indonesia 2013 membagi-bagi bunga kepada para pengguna jalan yang melintas di Bundaran HI, Jakarta.

Aksi tersebut merupakan kampanye menentang kejahatan seksual terhadap anak-anak.

Koalisi masyarakat ini diantaranya terdiri dari Komnas Anak, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TPA), BEM Psikologi UI.

Mereka tiba di Bundaran HI sejak pukul 09.10 WIB. Para peserta aksi ini membawa sejumlah spanduk bertuliskan hentikan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak serta payung hitam bertuliskan stop kekerasan seksual.

Di tengah teriknya matahari, para peserta aksi bersama finalis Putri Indonesia mengelilingi bundaran HI 1 kali dengan membawa bunga mawar merah. Aksi tersebut mendapat tontonan dari masyarakat sekitar. Beberapa pengguna jalan mengajak para finalis Putri Indonesia ini untuk foto bersama.

"Kami ke 38 finalis Putri Indonesia menyatakan menentang kejahatan seksual terhadap perempuan dan anak," ucap finalis asal Bengkulu, Friska dalam orasinya di Bundaran HI, Selasa (29/1/2013).

Ia juga meminta pihak kepolisian untuk memberikan perlakuan khusus terhadap kasus kejahatan seksual terhadap perempuan dan anak.

Usai berkeliling, ke 38 finalis Putri Indonesia ini membagikan bunga dan buku berjudul Menjaga dan Melindungi Anak kepada pengguna jalan yang melintas.

"Buku yang dibagikan sebanyak 120 buah. Kalau bunganya 500 batang," ucap anggota Komnas Anak, Abdullah.

Pukul 10.00 WIB, bunga dan buku yang dibagikan telah habis. Merekapun mengakhiri aksi damai tersebut.
Read more...

SISWI SD DIPAKSA NIKAH DAN HAMIL 7 BULAN OLEH KAKEK BERMUMUR 40 TAHUN

Seorang siswa Sekolah Dasar berusia 13 tahun dinikahkan secara adat dengan seorang pria beristeri beranak dua berinisial IWC, 40.

Bocah perempuan asal Kabupaten Bangli, Bali itu, terlanjur hamil tujuh bulan hasil hubungan badan dengan IWC.

Pernikahan beda usia itu digelar 23 Januari lalu. Namun baru terungkap setelah petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bangli menyelidiki dan memintai keterangan korban beserta suaminya.

Petugas PPA Polres Bangli mendapat informasi dari warga terkait pernikahan tidak wajar tersebut. "Iya benar kasus siswi kelas VI SD dinikahkan secara adat dengan pria beristri. Kasusnya masih kita dalami dan dalam penyelidikan," kata KBO Reskrim Polres Bangli, Iptu Dewa Oka, Selasa (29/1).

Meski begitu, Dewa Oka mengatakan sampai saat ini belum ada pihak-pihak yang merasa keberatan atas pernikahan yang menghebohkan tersebut.

"Hingga kini belum ada pihak-pihak yang merasa keberatan atas pernikahan kontroversial itu," tegasnya.

Rencananya, hari Selasa (29/1) ini pihaknya akan melakukan olah TKP untuk mengetahui lebih jauh kasusnya.
Read more...

IRWANSYAH LEBIH TENAR DI MALAYSIA TERKAIT KASUS NARKOBA RAFFI AHMAD

Kasus Raffi Ahmad yang ditangkap di rumahnya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1). Total ada 17 orang yang ditangkap, termasuk selebritis Irwansyah dan istrinya, Zaskia Sungkar lebih tenar di Malaysia ketimbang Raffi Ahmad.

Dua media negeri jiran, Bernama dan Malay Mail juga memberitakan soal penggerebekan sejumlah orang di rumah Raffi Ahmad.

Namun berbeda dengan media di Indonesia yang menonjolkan Raffi Ahmad soal dugaan pemakaian narkoba, niatnya mencemplungkan diri di dunia politik, hingga kisah cintanya media di Malaysia justru menyebut Irwansyah lebih dulu.

Situs Bernama dan Malay Mail memuat artikel berjudul serupa, "Irwansyah, wife among artistes caught partying with drugs" atau dalam versi Melayu, "Irwansyah dan Isteri Antara Empat Artis yang Ditangkap Sedang Berpesta Dadah". Artikel berjudul serupa dalam Bahasa Melayu juga dimuat situs The Malaysian Insider.

"Aktor populer Indonesia, Irwansyah dan istinya, di samping Raffi Ahmad dan Wanda Hamidah adalah empat artis yang ditangkap, bersama 13 orang lainnya di rumah Raffi di Lebak Bulus," demikian dimuat Bernama, 27 Januari 2013.

Bernama juga menyebut, Raffi, mantan kekasih Yuni Sara kakak penyanyi Krisdayanti berniat menjadi calon legislatif PAN dalam Pemilu 2014.

Menurut hasil penelusuran, Irwansyah memang duluan tenar di Malaysia, sebagai aktor juga penyanyi. Pemeran utama Film "Heart" itu, melalui album "Soliter" bahkan pernah mendapat lima platinum di negeri jiran.
Read more...

KASUS RAFFI AHMAD MENGGERKAN DUNIA

Raffi Ahmad tak pernah menyangka, ia jadi target Badan Narkotika Nasional (BNN). Minggu (27/1/2013) subuh, presenter terkenal itu ditangkap di rumahnya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Total ada 17 orang yang ditangkap, termasuk selebritis yang banting setir jadi politisi, Wanda Hamidah, juga artis Irwansyah dan istrinya, Zaskia Sungkar.

Hingga berita ini diturunkan, belum jelas status Raffi dan 16 orang lainnya. BNN hanya menyebut ada 7 orang yang positif memakai narkoba, di antaranya satu pekerja seni.

Kabar penangkapan Raffi Ahmad sontak menggegerkan Indonesia juga jagad maya, sempat jadi trending topic Twitter Indonesia.

Kabar penangkapan tersebut juga berhembus ke negeri jiran. Diberitakan sejumlah negara asing. Situs Radio Australia pada 28 Januari 2013 memuat artikel berjudul "Celebrities arrested in Indonesia drug raid".

"Salah satu yang ditangkap adalah pemilik rumah, aktor ternama Raffi Ahmad, dan tiga selebritis lainnya," demikian dimuat Radio Australia. "Salah satu legislator lokal dan mantan model, Wanda Hamidah juga ikut ditangkap."

Penggerebekan di rumah Raffi Ahmad juga menjadi sorotan Bangkok Post. Media Thailand itu pada 28 Januari 2013 memuat artikel berjudul, "Celebrities nabbed in Jakarta drug raid".

"Raffi ditahan bersama artis Zaskia Sungkar, aktor Irwansyah, dan artis yang jadi anggota DPRD, Wanda Hamidah."
Read more...
Minggu, 27 Januari 2013

RAFFI AHMAD, IRWANSYAH, ZASKIA DAN WANDA HAMIDAH BEBAS DARI NARKOBA

Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan kelima orang yang positif menggunakan narkoba dari 17 orang yang diamankan dari kediaman Raffi Ahmad.

Menurut Kepala Humas BNN Kombes Pol Sumirat Dwiyanto, dari kelima yang positif tersebut tidak ada nama Raffi Ahmad, Wanda Hamidah, Irwansyah dan Zaskia Sungkar.

"Pertama, swasta (J dan MF). Konsultan restoran (W), satu lagi mahasiswa (K). Kemudian pengacara (M)," kata Sumirat di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (27/1/2013).

Menurut Sumirat, untuk selanjutnya mereka yang tertangkap tidak akan menjalani tes urine kembali. Namun mereka akan didata sebagai laporan. Dan kemungkinan akan selesai Senin 28 Januari 2013 sore.

"Apakah terlibat dalam jaringan sindikat peredaran narkoba. Tes urine positif, ada assessment bahwa dia hanya pecandu, dikoordinasikan dengan kepolisian. Apakah terlibat jaringan pengedar narkoba, keempat soal barang bukti. Kalau keempat itu terpenuhi, dia dinyatakan sebagai pecandu dan akan rekomendasikan untuk dapat rehab," ungkapnya.
Read more...

RAFFI AHMAD DIJEBAK KARENA PERSAINGAN BISNIS

Nama Raffi Ahmad sudah dikenal dalam belantika hiburan. Hal itu yang membuat warga di sekitar rumah Raffi yakin kalau presenter acara musik itu dijebak akibat persaingan bisnis.

"Takutnya persaingan bisnis, biasa cewek-cewek yang datang, ini cowok yang dateng," ujar Ardi salah satu warga di daerah rumah Raffi Ahmad, Minggu (27/1/2013).

Ardi dan beberapa warga kaget kalau Raffi Ahmad terkena kasus narkoba. Ardi pun yakin kalau Raffi Ahmad dijebak oleh salah satu pesaingnya di dunia hiburan.

"Saya takutnya dia dijebak, bukannya Raffi yang make tapi temennya. Makanya saya kaget kalau Raffi pakai narkoba," ungkap Ardi.

Seperti diketahui, petugas BNN telang mengamankan Raffi, serta 3 teman artisnya, saat diduga tengah melakukan pesta narkoba di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2013) subuh. Saat ini, baik Raffi, Wanda Hamidah, Irwansyah, Zaskia Sungkar masih menjalani pemeriksaan BNN bersama 13 orang lainnya.
Read more...

IBU RAFFI AHMAD DAN MARK SUNGKAR MENJENGUK ANAKNYA

Satu persatu keluarga para artis mulai berdatangan untuk menjenguk putra-putri mereka yang ditangkap di kediaman Raffi Ahmad di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pagi tadi.

Pertama ibunda Raffi Ahmad, Amy. Namun meski enggan turun dari mobilnya, ibunda Raffi tak kuasa melihat kejadian tersebut hingga terlihat sedih.

"Tante kondisinya sedih. Ini belom ada kepastian. Nunggu kabar dari BNN. Terpukul, kaget," kata Roffi, saudara Raffi di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Minggu (27/1/2013).

Kemudian disusul dengan kedatangan ayah dari Zaskia Sungkar, Mark Sungkar tiba di kantor BNN sore ini. Menurutnya kedatangannya untuk menjenguk dan memastikan kondisi putrinya tersebut.

"Yang saya tahu anak saya mau minta tanda tangan sama Raffi, karena Raffi kan mau umroh. Setelah syuting, mereka ke sana pagi-pagi supaya dapat tanda tangan Raffi," kata Mark.

Hingga kini pihak BNN masih memeriksa hasil tes urine dari semua pihak yang terlibat dalam penggerebekan tersebut.

"Kita kroscek ulang supaya pasti hasilnya. Kita kroscek, kalau tes urine dan assessment. Kalau hasil direkomendasikan untuk rehab, kita rehab. Sepanjang mereka hanya konsumsi, enggak terlibat jaringan. Kalau terlibat jaringan akan ada proses hukum," ungkap Deputi Penindakan BNN, Benny Mamoto.
Read more...

KRONOLOGIS PENANGKAPAN RAFFI AHMAD DI RUMAHNYA

 Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan penggerebekan di rumah milik artis Raffi Ahmad di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2013) pagi. Hasilnya, Rafi dan beberapa rekannya digiring ke BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Berikut kronologi kejadian berdasarkan keterangan dari beberapa narasumber di lokasi penggerebekan.

Sekitar pukul 05.15 WIB, Ma'sun, Ketua RT 09 RW 04 Lebak Bulus, dijemput seorang anggota BNN di rumahnya.

Kepada Ma'sun petugas BNN meminta kesediaan Ma'sun untuk menjadi saksi dalam penggerebekan di rumah salah seorang warganya. Ia kemudian ke luar dan mengikuti petugas tersebut. Di jalan menuju rumah Raffi telah hadir delapan anggota BNN lain.

"Mereka parkir di depan Sekolah Widuri, terus jalan kaki ke sini," kata Ma'sun.

Perjalanan mereka terhenti di rumah Raffi. Petugas kemudian masuk ke dalam rumah dan melihat Raffi di ruang tamu mengenakan baju kaos dan celana pendek bersama beberapa rekannya.

Penggeledahan dilakukan, di ruang tamu dan lantai bawah, kemudian dilanjutkan ke lantai dua.

Denia, pembantu rumah tangga di rumah Raffi menjelaskan beberapa saat setelah pukul 05.00 WIB ia hendak mematikan lampu rumah. Saat itu sekitar 10 orang pria berpakaian preman menaiki anak tangga.

Ia kemudian melaporkan kedatangan para tamu tersebut ke suaminya, Umar, yang berada di kamar tidur. Umar keluar dan sempat terlibat debat dengan petugas.

Sekitar pukul 06.30 Umar dibawa ke lantai 1. Saat itu pula Irwansyah dan Zaskia Sungkar terlihat memasuki rumah.

Di ruang tamu, bersama Raffi, saat itu telah ada Wanda Hamidah, dan dua teman dekat Raffi, yakni Rajiv dan seorang teman Raffi yang tidak dikenal Denia.

"Dari dalam rumah, orang BNN bawa dua linting ganja dan sekitar 14 kapsul dalam botol hitam," terang Ma'sun.

Menurut Ma'sun, petugas keluar dari rumah Rafi sekitar pukul 07.30. "Pas warga saya sedang kerja bakti," sambung Ma'sun.

Ardi, warga yang tinggal di depan kompleks rumah Raffi membenarkan, rombongan orang keluar dari rumah Raffi setelah pukul 07.00, saat warga sedang kerja bakti.

Saat itu, warga tidak menduga terjadi penggerebekan karena mengira sedang dilakukan syuting di rumah host acara musik Dahsyat itu.

Ma'sum melihat beberapa orang artis ikut dibawa bersama Raffi oleh petugas BNN.

Menurut Denia, suaminya Umar ikut bersama dibawa bersama rombongan tersebut.

"Kami tahunya ada rombongan artis, karena mobilnya di parkir di depan sekolah. Mereka jalan kaki lewat sini," kata Ardi.

Seperti diberitakan, BNN menangkap total 17 orang dari rumah Raffi Ahmad, Minggu. Empat di antaranya adalah Raffi Ahmad, Wanda Hamidah, serta Irwansyah dan Zaskia Sungkar.
Read more...

AYU DEWI DAN OLGA SYAHPUTRA TIDAK BERKOMENTAR SOAL PENANGKAPAN RAFFI AHMAD

Rekan kerja Raffi Ahmad di Dahsyat masih bungkap soal penangkapan rekan kerja itu. Ayu Dewi dan Olga Syahputra masih diam. bahkan di twitter mereka pun tak menyebut soal penangkapan Raffi.

Akun Twitter milik artis Ayu Dewi @mrsayudewi juga sama sekali tidak berkomentar tentang rekan kerjanya itu. Padahal pada Minggu (27/1) jam 11.00 atau tepatnya 7 jam setelah penangkapan Raffi, Ayu masih menulis pada akun Twitter-nya.

“Abis Dahsyat, lanjut Intenssss…ada buntil-bumil centil.”

Akun Twitter milik Olga @dahsyatnyaolga juga tidak menunjukkan reaksi atas berita penangkapan Raffi tersebut. Olga terakhir menulis pada Minggu (27/1) sekitar pukul 01.00 setelah selesai syuting di MNC TV Live.

Raffi diamankan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Minggu (27/1) pagi pukul 04.00 WIB. Raffi ditangkap bersama 3 rekannya di rumahnya karena dicurigai menggunakan narkoba.

Ayu Dewi dan Olga Syahputra bekerja sama dengan Raffi Ahmad dalam acara Dashyat yang ditayangkan di RCTI.
Read more...

DIDUGA TEMAN RAFFI YANG DITANGKAP BNN ADALAH LUNA MAYA

Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan penggerebekan di rumah milik artis Raffi Ahmad di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2013) pagi. Hasilnya, Rafi dan beberapa rekannya digiring ke BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Tiga artis lain juga ikut diamankan, yakni berinisial L, I dan Z. Begitu inisial tiga kerabat Raffi yang ikut diamankan terungkap yaitu L, I & Z, masyarakat langsung mengacu pada Luna. Luna cukup dekat dengan Raffi. Keduanya juga pernah bekerjasama sebagai host acara musik TV Dahsyat.

Ketika dikonfirmasi lewat manajernya, Vitalia Ramona kabar keterlibatan Luna pun dibantah. Menurut Vita, Luna kini sedang sibuk beraktivitas.

“Lunanya lagi pilates. Nanti juga ada meeting dia,” ujar Vita kepada wartawan, Minggu (27/1/2013).

Vita pun malah menanyakan tentang detail kejadian yang membawa-bawa nama kliennya. Vita mengaku belum mendengar soal kabar digerebekknya Raffi.

“Saya nggak tahu juga beritanya itu,” tutur Vita singkat.

Luna pun langsung berkicau lewat akun Twitter-nya. “Happy Sunday guys :)” sapa Luna.
Read more...

RAFFI AHMAD DITANGKAP KARENA PESTA NARKOBA DIRUMAHNYA

Raffi Ahmad, presenter, artis yang juga saat ini menjadi juri Idola Cilik, ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN).

Di acara Idola Cilik, Minggu (27/1/2013), Raffi juga tak hadir. BNN juga telah mengakui mengamankan artis papan atas Raffi Ahmad dari rumahnya di Lebak Bulus, Jaksel. Raffi kini masih menjalani pemeriksaan.

“Ya kita amankan,” kata Deputi Penindakan BNN Irjen Benny Mamoto saat dikonfirmasi, Minggu (27/1/2013).

Benny menerangkan, Raffi ditangkap di rumahnya pagi tadi. “Sekarang masih diperiksa,” jelas Benny.

Benny belum bisa menjelaskan apakah dari Rafi ditemukan narkoba atau tidak.

Raffi yang setiap hari mengawal acara DahSyat di RCTI pun tampak absen pagi ini. Produser Dahsyat, Oke Jahja yang akrab disapa Opa mengkonfirmasi Raffi izin dengan alasan sakit.

“Raffi sakit, hari ini izin ke dokter. Harusnya nanti kalau dia sembuh host di Idola Cilik,” ujar Opa.

Selain Raffi, tiga artis lain juga ikut diamankan, yakni berinisial L, I dan Z.
Read more...

FAKTA-FAKTA KASUS PENCULIKAN ANAK NASSAR-MUZDALIFAH

Setelah diculik dari sekolahnya, Nana, anak Nassar dan Muzdhalifah akhirnya berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian.

Polisi juga berhasil menangkap salah satu penculik. Berikut lima fakta terkait kasus penculikan Nana.

1. 9 Hari

Nana diculik tak jauh dari gerbang sekolahnya, SDN 6 Tangerang, pada Kamis (17/1/2013). Saat itu, Nana tengah asyik jajan bersama salah satu sahabatnya, Wilma.

Setelah 9 hari melakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menemukan Nana di salah satu rumah kontrakan yang berada di Kampung Rawa Hingkik, Cileungsi, Bogor, Sabtu (26/1/2013), pukul 03.30 WIB.

2. Fadlun Herianto

Polisi berhasil menangkap tersangka penculik anak Nassar dan Muzdhalifah yang bernama Fadlun Herianto alias Yanto alias Papa Dava. Karena berusaha kabur, Fadlun pun dihadiahi timah panas oleh polisi.

Sementara, satu pelaku lainnya yang diketahui bernama Asep berhasil melarikan diri.

3. Pistol dan Dildo

Dari tangan sang penculik, polisi menemukan beberapa barang bukti. Salah satu barang bukti yang mengagetkan yaitu sebuah alat bantu seks, dildo.

Di kontrakan pelaku, Polisi juga menemukan pistol, linggis, foto Nana, printer, beberapa KTP palsu dan buku cara membuat bom sederhana.

4. Dilakban dan Diikat

Meski masih enggan bercerita banyak tentang apa yang dialaminya selama diculik, putri kedua Muzdhalifah sempat sedikit buka suara. Selama diculik, Nana tidur dengan kondisi yang tidak nyaman.

Lakban dan tali selalu tersemat di bagian tubuh Nana. Hal tersebut dimaksudkan agar Nana tak membuat kegaduhan ataupun kabur dari sekapan sang penculik.

5. Uang Tebusan Rp 4 Miliar

Penculik Nana meminta uang tebusan sebenar Rp 4 miliar kepada Nassar dan Muzdhalifah. Pelaku pun mengaku akan menggunakan uang itu untuk modal usaha.

Setelah pelaku berhasil ditangkap, Nassar akan tetap mengeluarkan uang itu. Rencananya, ia akan membangun sebuah masjid.
Read more...

KRONOLOGIS PENCULIKAN ANAK NASSAR-MUZDALIFAH

Pihak kepolisian Polda Metro Jaya berhasil menangkap penculik anak pedangdut Nassar dan Muzdhalifah. Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi juga menceritakan bagaimana penculikan Siti Nurjanah alias Nana bisa terjadi.

"Ananda yang bernama Siti Nurjanah Muzdhalifah siswi SD 06, puteri dari ibu Muzdhalifah dan Bapak Nassar. Diculik di Sekolahnya Kamis (17/1/2013) pukul 10.00 WIB. Kemudian guru olahraganya membuat laporan pada hari itu," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Putut Bagus Eko Bayuseno di Polda Metro Jaya, Sabtu (26/1/2013).

"Kemudian tanggal 22 Januari pukul 00.30 penculik menghubungi korban dan memperdengarkan suara kepada Nassar. Nana bilangnya 'Umi Umi Umi tolong Nana' ," lanjut jenderal bintang dua ini.

Dalam keterangannya, penculik juga sempat meminta tebusan uang sebesar Rp 4 miliar. "Sempat minta tebusan, dan bilang tunggu permainan mereka. Kemudian, penculik mengirim paket foto korban yang terikat tangan korban. Kalau nggak diikuti Nana bisa dibunuh dan dijual," ujar Putut.

Menurut pihak kepolisian penculik ini akan dikenakan pasal UU perlindungan anak kepada penculik. "Ancaman hukuman 15 tahun dan minimal 3 tahun dengan denda paling banyak 300 juta rupiah minimal 60 juta rupiah," pungkas Putut
Read more...

HACKER PEMBOBOL SITUS PRESIDEN SBY TERNYATA REMAJA JEMBER

Seorang remaja di Jember, Jawa Timur, diamankan tim Cyber Crime Mabes Polri karena diduga membobol situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu.

Pelaku Wildan Yani Ashari yang merupakan teknisi komputer di tangkap di tempat kerjanya di warnet Surya Com di Jalan Letjen Suprapto.

Pemilik warnet Adi Kurniawan mengaku tidak tahu Wildan ditangkap termasuk beberapa rekan kerjanya. Ia hanya mengetahui pegawainya itu terakhir kali bekerja pada Jumat, 25 Januari malam. 2 HP milik Wildan hingga kini juga tidak bisa dihubungi.

Namun, ia sempat kebingungan karena keesokan paginya Sabtu, 26 Januari, mendapati pintu kantor masih terkunci. Mereka baru yakin Wildan ditangkap polisi setelah membuka paksa pintu kantor dan mendapati sepeda motor Wildan terparkir di dalam. Sementara kondisi kantor terlihat acak-acakan. Terlihat beberapa komputer juga masih menyala dan masih dalam proses perbaikan.

Saat dikonfirmasi, penangkapan terhadap Wildan ini dibenarkan Kapolres Jember AKBP Jayadi. Menurutnya tersangka ditangkap karena terlibat kasus pembobolan situs pejabat negara. Namun, ia mengaku belum mengetahui dimana keberadaan Wildan saat ini.

Menurut pengakuan sejumlah rekan tersangka, meski usianya baru 20 tahun namun kemampuan Wildan di bidang teknologi informatika cukup luar biasa. Padahal tersangka hanya lulusan SMK jurusan bangunan.
Read more...

AYO GUGAT TOL DAN PU KE YLKI KARENA JALAN RUSAK

Masyarakat bisa menuntut ganti rugi apabila mengalami kerugian akibat jalan berlubang yang banyak ditemukan pascabanjir di wilayah Jakarta. Demikian kata Ketua Pengurus Harian dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo. 

Sudaryatmo mengatakan beberapa hari terakhir banyak masyarakat yang menelpon YLKI dan bertanya kemana harus mengadukan jalan berlubang dan menuntut ganti rugi pada siapa?

Dijelaskan Sudaryatmo, masyarakat bisa saja menuntut ganti rugi namun harus dilihat pula jalanan berlubang tersebut masuk dalam jalan tol atau jalan non tol.

"Kalau di jalan tol bisa dituntut menggunakan Undang-Undang Perlindungan Konsumen ke operator jalan tol karena statusnya pengguna jalan tol telah membayar. Tapi kalau di jalan non tol, dituntut dengan Undang-undang Pelayanan publik atau Undang-undang Lalin karena masyarakat merupakan konsumen yang membayar pajak," tutur Sudaryatmo, Minggu (27/1/2013).

Sementara jika jalan negara bisa menuntut ke Dinas Pekerjaan Umum (PU). Namun dilihat juga apakah status jalan tersebut jalan negara, provinsi, atau jalan Kabupaten/Kota.

Menurut Sudaryatmo apabila pihak Pemda tidak bisa memperbaiki, bentuk tanggung jawab yang bisa dilakukan pihak Pemda yakni membuat peringatan bagi para pengguna jalan.

"Kalau memang alasan Pemda belum bisa memperbaiki karena masih hujan dan percuma melakukan perbaikan saat hujan. Ya bisa dengan bikin peringatan seperti 100 meter lagi jalan berlubang, atau hati-hati jalan berlubang, dan lainnya dengan memberikan rambu, spanduk atau warning," ungkap Sudaryatmo.

Setelah sepekan dihempas banjir, jalanan rusak di wilayah Jakarta dan sekitarnya menjadi pekerjaan besar yang harus dibereskan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta dan sekitarnya. Tak ayal, beberapa jalan berlubang kerap membuat kendaraan rusak dan menjadi penyebab kecelakaan
Read more...
Sabtu, 26 Januari 2013

GOOGLE EARTH MENGUNGKAP KAMP KERJA PAKSA KORUT

Sisi kelam Korea Utara, negeri paling tertutup dan mengisolasi diri dari dunia, dikuak oleh Google Earth. Berkat applikasi ini, kedok jaringan kamp kerja paksa rahasia di sana diungkap.

Google Earth memang sejak lama digunakan aktivis hak asasi manusia untuk menyibak tabir kamp kerja paksa di Korut, di mana lebih dari 200.000 orang ditahan di dalamnya.

Organisasi HAM, Amnesty Internasional, yang dilarang keras masuk ke negeri komunis itu mengatakan, para tahanan kamp harus memasuki kondisi yang nyaris tak masuk akal untuk bertahan hidup. Di mana kelaparan, penyakit, dan eksekusi marak terjadi

"Tahanan kamp bahkan terpaksa makan tikus atau makan biji jagung dari kotoran hewan untuk bertahan hidup. Sekitar 40 persen tahanan tewas akibat kurang gizi," kata juru bicara Amnesty, Neil Durkin pada Daily Mail.

Selama bertahun-tahun, pemerintah Korut berusaha keras membantah keberadaan kamp-kamp tersebut. "Jadi, jika pemetaan satelit komersial berhasil mengungkapnya, itu bisa jadi amunisi yang meningkatkan tekanan pada Korut untuk menutupnya."

Untuk perannya menyingkap fakta di Korut, Google Earth mendapat pujian. Meski kunjungan Direktur Eksekutif Google, Eric Schmidt, dikritik habis-habisan.

Sebab, waktu kunjungan Schmidt ke Korut yang menerapkan sensor ketat pada internet, dirasa tak tepat. Hanya beberapa minggu pasca peluncuran roket kontroversial yang dikutuk banyak negara, termasuk Amerika Serikat.

Namun, menurut Joshua Stanton, pengacara asal Washington yang rajin menulis soal HAM di Korea, kemarahan atas kunjungan Schmidt ke Korut tak signifikan dibanding peran Google Earth besutannya, yang membantu mengungkap kebenaran di negara yang dipimpin Kim Jong-un itu.

"Yang terbaik yang dilakukan Google adalah membantu mengungkap kebenaran soal Korut pada dunia, yang mungkin akan ditulis dalam sejarah negeri itu suatu saat nanti," kata dia kepada RTE, seperti dimuat Daily Mail (25/1/2013).

Stanton menggunakan hasil foto udara Google Earth untuk menyusun rincian enam kamp tahanan, termasuk tiga di antaranya yang berhasil teridentifikasi.

Dari foto tersebut, ia berhasil menandai posisi kuburan, rumah penjaga, dan pagar di kamp yang luas, yang berkedok sebagai desa. Di antaranya Kamp 16, di mana 10.000 pria, perempuan, bahkan anak-anak ditahan.

Juga Kamp 22, yang dihuni 50.000 tahanan. Di mana para tahanan kerap dipaksa merajam dengan batu tahanan lain hingga tewas. Sementara perempuan kerap menjadi korban pelecehan seksual dan diperkosa. Diperkirakan 2.000 orang tewas tiap tahunnya di sana.

Dilaporkan, pria, wanita dan anak-anak dipaksa untuk bekerja tujuh hari seminggu sebagai budak dan makan apa saja yang bisa mereka dapat agar tak kelaparan.

Para ahli mengatakan puluhan ribu tahanan di kamp, adalah mereka yang diculik dari rumah atau jalan atas tuduhan "kejahatan politik". Seringkali warga ditangkap karena mencoba melarikan diri dari Korut. Ada juga karena alasan tak masuk akal. Seperti mekanik yang gagal untuk memperbaiki mobil seorang perwira.

Kamp-kamp lain yang telah diidentifikasi dengan bantuan Google Earth termasuk kamp Yodok, di mana 50.000 warga Korea Utara diperkirakan dipenjara.

Berikut beberapa foto dari google earth




Read more...

Labels

 
© 2013 AKHIRNYA KU TAHU - All Rights Reserved
Desain: DheTemplate.com | Main Blogger | Taru Sun

Template: Makeityourring Diamond Engagement Rings
Proudly powered: Blogger | Google | IDwebhost | Beritambah