Uniknya, mereka akan melakukan skydiving hanya dengan mengenakan celana dalam dan bra saja.
Hoffman dan Gallegos percaya hal ini mampu menumbuhkan keberanian bagi wanita untuk melepaskan semua masalah yang sedang mereka alami.
Sebelumnya, dua wanita ini pernah melakukan skydiving hampir telanjang pada bulan Mei lalu. Ketika itu mereka tak merencanakan untuk bertelanjang, namun karena suhu mencapai 100 derajat, mereka pun melepas baju.
Pengalaman tersebut membuat mereka menelurkan kampanye "Be Bold. Take the Leap" untuk semua wanita.
"Kami perlu melakukannya dengan wanita lain yang telah mengalami ketakutan dan rasa tak aman dalam hidup mereka. Ini adalah salah satu cara menguatkan dan membuat mereka bisa melalui cobaan," jelas Gallegos pada ABC News (08/11).
Gallegos, Hoffman, dan lima wanita lainnya akan melakukan skydiving di sekitar Lake Elsinore California. Lima orang yang mengikuti kegiatan ini diketahui memiliki masa lalu yang traumatis seperti pernah diperkosa atau memiliki kelainan kesehatan.
"Memakai pakaian dalam bukan tentang menjadi seksi, tetapi untuk membuka jiwa dan tidak perlu merasa malu. Semua wanita ini memiliki cerita yang hebat," ungkap Hoffman.
