Sabtu, 22 Desember 2012

BANYAK MAKANAN KADALUARSA YANG BEREDAR DI MALL

Bagikan Artikel Ini :
Dalam rangka memberi perlindungan kepada masyarakat terhadap kemungkinan beredarnya makanan dan minuman kemasan yang tidak layak konsumsi, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Provinsi DKI Jakarta telah melakukan operasi pengawasan barang beredar di sejumlah mal dan super market di lima wilayah kota.

Menurut Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Ratna Ningsih, kegiatan tersebut sudah menjadi program kerja rutin SKPD yang dipimpinnya.

“Kegiatan ini selalu kami lakukan setiap menjelang hari raya keagamaan, seperti menjelang natal dan tahun baru sekarang ini. Kegiatan ini dilakukan untuk melindungi masyarakat agar tidak membeli barang-barang beredar yang sudah tidak layak konsumsi,” jelas Ratna Ningsih di Jakarta, Sabtu (22/12).

Dari hasil operasi pengawasan yang dilakukan sejak Kamis (20/12), diperoleh sejumlah barang makanan dan minuman dalam kemasan yang tidak layak dikonsumsi karena telah kadaluarsa, tidak mencantumkan tanggal kadaluarsa, serta kemasannya yang rusak.

Adapun jenis barang temuan yang dinyatakan tidak layak konsumsi tersebut, seperti minuman kaleng, mie instan, makanan kaleng dan jenis makanan kemasan sejenisnya.

Terhadap temuan itu, kata Ratna, pihaknya langsung menarik barang-barang tersebut dari peredaran. Sedangkan terhadap pengelola mal maupun super market yang menjualnya, untuk sementara hanya diberi peringatan. “Kami belum sampai pada pemberian sanksi. Baru pada tahap peringatan,” tuturnya.

Jika peringatan tidak diindahkan, pada operasi pengawasan berikutnya pasti akan dikenakan sanksi tegas. “Seperti apa sanksinya belum bisa kami ungkapkan,” tuturnya.

Sementara itu, Kasie Perdagangan Oberlin Hutapea, mengatakan, sebagai pelaksana operasi pihaknya baru bisa melakukan kegiatan tersebut di 10 mal dan super market di Ibukota.

Menurut Oberlin, idealnya operasi pengawasan makanan beredar ini harus dilakukan terhadap seluruh mal dam super market yang ada di lima wilayah kota. “Kami tidak bisa melakukannya menyeluruh pada semua mal dan super market mengingat berbagai kendala, terutama soal anggaran yang kurang mencukupi,” tandasnya.

Minimnya anggaran itu pula, operasi pengawasan yang dilakukan kemarin hanya bisa menjangkau beberapa mal dan super market. “Kami pilih mal dan super market dari tiap-tiap wilayah kota yang cukup ramai didatangi pengunjung,” terangnya.

Dijelaskan Oberlin, pada operasi kali ini pihaknya bekerjasama dengan beberapa institusi terkait, yakni kepolisian dan BPOM DKI Jakarta.
Jangan Lupa :

Labels

 
© 2013 AKHIRNYA KU TAHU - All Rights Reserved
Desain: DheTemplate.com | Main Blogger | Taru Sun

Template: Makeityourring Diamond Engagement Rings
Proudly powered: Blogger | Google | IDwebhost | Beritambah