Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Selasa, 29 Januari 2013

PERSIB MENUNGGU KEPUTUSAN PEMERINTAH UNTUK MEMBOYONG SERIO VAN DIJK

Persib Bandung masih menjaga minatnya untuk merekrut Sergio van Dijk. Hingga kini, Persib tetap menanti pemain kelahiran Belanda berdarah Indonesia itu untuk bergabung.

Namun, manajemen tim Maung Bandung harus menunggu keputusan pemerintah mengenai kelanjutan dari proses naturaliasi Sergio van Dijk menjadi warga negara Indonesia.

Apabila proses naturalisasi Sergio van Dijk sudah selesai dan ia resmi menjadi WNI, maka tim Pangeran Biru dipastikan akan langsung memboyong mantan pemain Adelaide United ini ke Bandung untuk bergabung dengan skuat asuhan Jajang Nurjaman.

“Soal Sergio (van Dijk), kami menunggu keputusan pemerintah,” tandas oleh Direktur Marketing PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Muhammad Farhan.

Muhammad Farhan yang juga berprofesi sebagai presenter terkenal ini mengatakan, sebenarnya proses naturalisasi Sergio van Dijk sudah hampir selesai. Bahkan, lanjutnya, saat ini berkas-berkas dan persyaratan sang pemain untuk diresmikan menjadi WNI sudah berada di tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Tentunya kalau sudah sampai di meja Presiden SBY, syarat-syaratnya sudah lengkap,” ujar Muhammad Farhan.

Saga transfer Sergio van Dijk ke Persib memang masih bergulir hingga saat ini. Setelah dilepas oleh Adelaide United, Sergio van Dijk dikabarkan segera merapat ke Persib Bandung. Namun, alotnya negosiasi dan kejelasan status kewarganegaraan Sergio van Dijk menjadi kendala tersendiri.

Manajemen tim kebanggaan warga Sunda ini pun berharap semua pihak bersabar mengenai jadi atau tidaknya Sergio van Dijk ke Persib. Yang jelas, proses menuju ke arah itu masih terus dilakukan.
“Dia (Sergio van Dijk) belum ke Bandung. Pokoknya sabar saja, sebab tidak semudah yang diperkirakan banyak pihak,” jelas manajer Persib, Umuh Muchtar.
Read more...

PERSIJA DAPAT MENGANDALAKAN PARK KYEONG-MIN

Rekrutan baru Persija, Park Kyeong-Min tampil tak mengecewakan. Di debutnya bersama Persija melawan PSPS Pekanbaru, Sabtu (26/1), dia menunjukkan mampu diandalkan sebagai pemain sayap kiri. Menit bermain pemain kelahiran Seoul 22 Agustus 1990 pun cukup bagus di debutnya: 59 menit sebelum akhirnya digantikan Johan Juansyah.

Park ,yang baru satu minggu gabung Persija, sepertinya sudah bisa beradaptasi dengan cepat dengan permainan "Macan Kemayoran". Dia aktif membantu penyerangan dari sayap, sekaligus sesekali ikut melepaskan tembakan dan beberapa kali mendapatkan peluang emas. "Jakarta cukup panas. Tapi penontonnya sangat menarik dan atraktif," katanya singkat dengan bahasa Inggris kurang jelas.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Pelatih Persija, Iwan Setiawan tak ragu memberi kredit positif bagi pemain baru tersebut. Menurut Iwan, Park punya kemampuan menonjol, namun fisiknya butuh beradaptasi dengan cuaca di Indonesia. "Park punya skill yang bagus, tetapi fisiknya belum masuk di fase yang maksimal. Sebelum main, dia bilang, Indonesia panas sekali," ucap Iwan.

Sebelum membela tim Macan Kemayoran, Park membela klub Cheon Ahn City yang berlaga di K2 League pada 2011. Dia juga pernah melakukan trial di klub Kaposvari Rakoczi ( Divisi Satu Liga Hungaria). Bersama beberapa pemain Asia lainnya, dia tergabung di reserve team yang berlaga di Divisi dua Liga Hungaria, sejak Feberuari hingga Agustus 2012.

Park menjadi pemain Asia yang berlatih di Genova International School of Soccer (GISS) Korea Selatan. GISS adalah sebuah akademi sepakbola asal kota Genoa, Italia, yang membuka cabang di beberapa Negara Asia. Ia terpilih mengikuti akademi GISS Korea selama 12 bulan, saat masih berbaju Cheon Ahn City.

Pasca berlatih di GISS Korea, ia melakukan trial di klub Kaposvari. Klub asal Hungaria ini merupakan klub Eropa yang berafiliasi dengan GISS. Tim pelatih Persija tinggal mengasah ketahanan fisiknya.
Read more...

POLITIK DAN UANG MENODAI SEPAKBOLA INDONESIA

Dimulainya musim baru sepakbola di Indonesia bulan ini tidak begitu membawa kegembiraan pada Persija, klub sepakbola Jakarta yang sejarahnya dimulai 1928 pada masa penjajahan Belanda.

Kapten Persija dan pemain top lainnya melihat dari pinggir lapangan, karena belum menerima bayaran dalam lima bulan terakhir. Para pendukung klab masih menggerutu karena karena ada tim lain yang main dengan nama Persija, berikut seragam dengan warna yang sama, di liga tandingan. Harga tiket naik lebih dari 20 persen dalam musim terakhir.

Konflik berkepanjangan mengenai penguasaan sepakbola antara dua kelompok bisnis yang berafiliasi politik telah memporakporandakan olahraga ini. Ada dua liga yang bersaing, satu liga nasional yang melarang atau membuat pemain-pemain terbaik tidak ingin bergabung, tim-tim yang bangkrut, sponsor-sponsor yang lari, tuduhan permainan skor dan korupsi, serta kekisruhan organisasi.

Pada November, pemain Paraguay Diego Mendieta meninggal dunia di rumah sakit, dalam keadaan tidak dibayar gajinya selama empat bulan oleh klubnya di Solo. Meski sebab kematian tidak jelas, insiden tersebut merupakan indikasi lain kacaunya pengelolaan sepakbola di Indonesia.

Setelah tenggat Desember untuk menyelesaikan kekisruhan tak didengar, badan sepakbola dunia FIFA mengatakan akan melarang Indonesia dan klub-klubnya untuk mengikuti kompetisi pada Maret kecuali liga-liga tandingan dapat bersatu. Hal itu akan menghukum satu generasi pemain Indonesia dan penggemar untuk kesalahan-kesalahan pengelola, namun beberapa pihak dalam sepakbola mengatakan hal itu mungkin sebuah kejutan yang diperlukan untuk mendorong perubahan.
Read more...

PERSITA HANYA MEMBAWA 15 PEMAIN KE PAPUA

Tim promosi kompetisi ISL, Persita Tangerang akan melakoni tur Papua dalam lanjutan kompetisi ISL musim 2012/2013. Dalam turnya itu Persita membawa 15 pemain ke Papua.

Dalam dua laga awal musim, Persita Tangerang tampil cemerlang melawan dua tim asal Papua dalam laga kandangnya. Persita berhasil mengalahkan Persiwa Wamena dan menahan imbang Persipura Jayapura.

Setelah melakoni dua laga kandang melawan tim Papua, kini giliran klub berjuluk Pendekar Cisadane melakoni laga tandang ke Papua menghadapi Persidafon Dafonsoro pada 31 Januari dan Persiram Raja Ampat pada 4 Februari.

“Hasil bagus di kandang menjadi modal kita untuk menjalani tur Papua. Paling tidak, Persita yang banyak diisi pemain muda, sudah tidak perlu canggung dan takut lagi dengan nama besar lawan.” Ungkap pelatih Persita Tangerang, Elly Idris.

Ia menambahkan bahwa dirinya hanya akan membawa 15 pemain terbaiknya ke Papua guna mengistirahatkan para pemain intinya.

“Hanya 15 pemain yang dibawa ke Papua. Pemain yang tidak dibawa di antaranya Cristian Carrascao, Maman, dan Jafad Moradi. Kami lebih memilih menjaga kebugaran pemain inti untuk laga kandang.” Ungkap Elly.

“Saya harap bisa meraih minimal hasil imbang di Papua. Target kami memang cuma dua poin, makanya kami lebih prioritaskan membawa pemain yang naluri bertahannya bagus.” Tutupnya.
Read more...

AKHIRNYA PERTANDINGAN INDONESIA VS JORDANIA BERLANGSUNG

Setelah sempat dinyatakan batal, pertandingan uji coba tim nasional Indonesia melawan Jordania akhirnya jadi digelar 31 Januari 2013. Kepastian ini didapat setelah skuad asuhan Nilmaizar tersebut mendapatkan tiket ke Amman yang sebelumnya bermasalah.

Hingga Senin (28/1/2013) sore, timnas belum mendapatkan tiket karena bermasalah dengan maskapai penerbangan yang akan mengangkut Andik Vermansah dan kawan-kawan. Manajer timnas, Mesak Manibor, pun menyebut bahwa pertandingan tersebut dibatalkan karena menilai masa persiapan mepet.

"Kemarin malam kita sudah dapatkan tiketnya. Jadi, pertandingan melawan Jordania tetap akan dilangsungkan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan," ujar Koordinator Timnas, Bob Hippy, saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (29/1/2013).

Bob mengatakan, dalam laga tersebut seluruh ofisial tim dan pemain timnas yang kini mengikuti pemusatan latihan (training camp/TC) di Medan akan diberangkatkan. Mereka, kata Bob, akan ke Jakarta terlebih dahulu dan kemudian berangkat menuju Amman.

"Tim dari Medan berangkat jam 17.00. Nanti berangkat ke sana (Amman) pukul 00.15 dari Jakarta," ungkap Bob.

Pertandingan ini merupakan uji coba terakhir Indonesia sebelum melakoni laga perdana di Grup C Pra-Piala Asia 2015 melawan Irak, 6 Februari 2013. Selain Irak, timnas juga harus bersaing dengan raksasa sepak bola Asia, yakni Arab Saudi dan China.
Read more...

Labels

 
© 2013 AKHIRNYA KU TAHU - All Rights Reserved
Desain: DheTemplate.com | Main Blogger | Taru Sun

Template: Makeityourring Diamond Engagement Rings
Proudly powered: Blogger | Google | IDwebhost | Beritambah