Pasien yang datang tidak hanya orang dewasa, tetapi juga anak-anak yang berjumlah enam belas orang.
Mereka mengalami gejala pusing dan mual, setelah mengkonsumsi makanan yang diduga basi, dari acara syukuran, salah seorang tokoh masyarakat. Makanan yang dikonsumsi berupa nasi, sayur, dan daging ayam, yang diduga telah basi.
Keracunan makanan juga dialami puluhan warga satu kampung di Garut Jawa Barat. Mereka mengalami pusing, mual dan muntah disertai buang air besar, setelah memakan hidangan pemberian tetangganya yang menggelar hajatan.
Selain pusing dan mual-mual, sejumlah warga juga muntah disertai buang air besar. Banyaknya warga yang keracunan hingga mencapai hingga jumlah 51 orang, membuat Bupati Garut Aceng HM Fikri menetapkan, peristiwa ini sebagai kejadian luar biasa.
Untuk memastikan penyebab keracunan ini, tim medis telah mengambil sisa makanan untuk diperiksa, sementara seluruh biaya pengobatan para pasien ditanggung oleh pemerintah pemda Garut.
