Sabtu, 20 Oktober 2012

NOVI AMALIA MENGAKU DIPERKOSA POLISI SAAT DITAHAN

Bagikan Artikel Ini :
Pengacara Chris Sam Siwu membantah rumor yang beredar melalui pesan BlackBerry Messenger (BBM).

Bahwa kliennya model cantik, Novi Amelia yang diduga menabrak sedikitnya tujuh orang dan nyaris menanggalkan semua pakaiannya akibat pengaruh minuman keras dan ekstasi yang ditenggak dan dikonsumsinya sebelum mengalami insiden tersebut, diperkosa oleh sejumlah oknum polisi selama berada ditahan penjara wanita.

"Enggak benar, hoax itu! Dia enggak mengaku begitu. Gila saja kalau itu terjadi," bantah Chris di Jakarta, Sabtu malam, (20/10).

Sebelumnya, sempat beredar info yang juga diterima Gatranews malam ini lewat BBM, yang pengirimnya mengaku bernama Novi, yang diduga menabrak tujuh orang korban di bilangan Taman Sari, Jakarta Barat. Novi dalam broadcast itu mengaku diperkosa oknum polisi. Adapun isi pesan tersebut, sebagai berikut:

"Saya Novi, yang menabrak 7 korban di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat. Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban bahwa saya sangat menyesal atas kejadian yang tidak aku sengaja.Mohon bantuan lembaga hukum yang bersedia tegakkan keadilan dan Hak Asasasi Manusia, di dalam penjara wanita selama saya dipenjara saya diperkosa bergilir, saya dipaksa foto bugil. Karena saya melawan saat diperkosa, maka tangan aku pun diborgol. Mohon ada yang baik hati bisa sampaikan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia (SBY). Biar beliau melihat foto saya yang beredar, agar beliau (SBY) tahu negara ini  sangat kejam terhadap warga negaranya sendiri. Saya diperlakukan seperti binatang. Ga ada lagi keadilan di negeri ini terhadap waarga negaranya sendiri. Terima kasih, Novi."

Demi meyakinkan bahwa yang mengirim itu Novi, si pengirim mencantumkan tiga tautan alamat foto saat novi berada di tahanan kepolisian seperti beberap foto yang beredar di sejumlah media sosial.

Tidak diketahui pasti siapa yang pertama kali mengirim pesan tersebut. Tampak jelas, pesan ini sengaja disiarkan untuk menjatuhkan martabat kepolisian dan bersifat mengadu domba pihak pihak tertentu. Masyarakat diharapkan tidak terpancing dengan informasi menyesatkan seperti ini.


JANGAN LUPA DI LIKE FAN PAGE FACEBOOK DAN FOLLOW TWITTER KAMI

Jangan Lupa :

Labels

 
© 2013 AKHIRNYA KU TAHU - All Rights Reserved
Desain: DheTemplate.com | Main Blogger | Taru Sun

Template: Makeityourring Diamond Engagement Rings
Proudly powered: Blogger | Google | IDwebhost | Beritambah