Seperti yang dilansir oleh BGR (22/10), United States Immigration and Customs Enforcement agency (ICE) menghentikan kerja sama dengan RIM dan berencana mengganti handset yang digunakan 17,600 karyawannya dengan iPhone. Tentunya hal ini adalah suatu kerugian yang besar bagi RIM.
"Kita akan beralih ke iPhone karena teknologi perangkat besutan RIM sudah ketinggalan zaman," ungkap pihak ICE.
Bahkan publikasi seputar BlackBerry 10 juga belum mampu menarik minat konsumen. Namun, RIM percaya bahwa produk barunya tersebut mampu menyaingi perangkat-perangkat Android, Windows Phone 8 atau juga iOS.
|
BERITA |
OLAHRAGA |
HUMOR |
SEKS |
RAMALAN BINTANG |





