Pemukulan terjadi, saat Asri protes sikap represif aparat kepolisian menghadapi aksi mahasiswa. Bukannya mendapat penjelasan, Asri malah dipukul wajahnya hingga beberapa kali, dan kameranyapun jadi rusak.
Menurut Asri, tak hanya satu, tapi ada beberapa polisi yang juga memukulinya.
Menanggapi tindakan kekerasan terhadap wartawan ini, Lembaga Wartawan TV, Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia atau IJTI Kaltim, dan Komunitas Jurnalis FC Samarinda, berencana melaporkan kasus ini ke Denpom Samarinda dan Dewan Pers. Sebagai bukti, mereka memiliki gambar dan wajah para pemukul.
|
BERITA |
OLAHRAGA |
HUMOR |
SEKS |
RAMALAN BINTANG |





